Destinasi Pariwisata Daerah Tertinggal

Kabupaten Dompu, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Dompu. Kabupaten ini berada di bagian tengah Pulau Sumbawa. Wilayahnya seluas 2.321,55 km² dan jumlah penduduknya sekitar 218.000 jiwa. Kabupaten Dompu berbatasan dengan Kabupaten Sumbawa dan Teluk Saleh di barat, Kabupaten Bima di utara dan timur serta Samudera Hindia di selatan.

Dompu terkenal sebagai penghasil susu kuda liar dan madu. Selain itu Dompu juga dikenal sebagai daerah yang kaya akan keragaman genetik hewan penghasil daging misalnya kerbau rawa atau kerbau lumpur (sahe dalam bahasa Dompu) yang selama ini belum juga diketahui tingkat keragaman genetiknya dengan kerbau di daerah lain untuk menambah sumber informasi akan kekayaan plasma nutfah di Dompu akan segera dilakukan penelitian yang akan memberikan hasil nyata dari pertanyaan oleh pakar kerbau selama ini. Budaya masyarakat Dompu sangat dekat dengan Kabupaten Bima, Meskipun terdapat sedikit perbedaan dari logat dan bahasanya.

Bukan hanya Lombok saja tujuan wisata di provinsi Nusa Tenggara Barat. Menyeberang ke timur ada Pulau Sumbawa yang juga menyimpan segudang potensi wisata. Di tengah pulau ini terdapat daerah bernama kabupaten Dompu yang mendunia lewat Gunung Tambora, sebuah gunung yang sempat mengubah iklim dunia dan membawa bencana di awal abad ke-19 akibat letusannya yang maha dahsyat.

Kabupaten Dompu diapit oleh kabupaten Sumbawa di sebelah barat dan kabupaten Bima di sisi timur. Di sebelah barat kabupaten ini menghadap ke Teluk Saleh yang dikenal sebagai surga bahari di Pulau Sumbawa. Masih banyak lagi tempat-tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi di kabupaten ini. Berikut tempat wisata menarik yang mungkin bisa Anda kunjungi.

1. Pulau Satonda

Sumber foto dari Instagram.com @afiholie

Semakin ke arah dari Indonesia, maka akan Anda temukan segudang keindahan alam yang masih tersimpan asri dan jauh dari jangkauan wisatawan, salah satunya adalah di Pulau Satonda, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tepatnya berada di ujung barat Kabupaten Dompu atau di Desa Nangamiro, Pulau Satonda menyimpan keindahan alam yang sangat menakjubkan. Pulau satu ini merupakan sebuah daratan yang terbentuk oleh letusan gunung api dari dasar laut jutaan tahun lalu.

Di daerah pesisirnya, Anda akan mendapati hamparan pasir putih pantai yang bersih dan mempesona. Tidak hanya itu saja, Anda juga dapat melakukan berbagai aktivitas di pinggiran pantainya, seperti snorkeling atau diving untuk melihat ragam terumbu karang indah serta fauna dasar lautnya yang mempesona.

Sumber Foto dari http://ulinulin.com/

Selain keindahan alam pantainya, Anda juga dapat menikmati pesona lainnya, yaitu Gunung Satonda yang diyakini berumur lebih tua dari Gunung Tambora atau juga dapat menunjungi sebuah danau yang di sekitarnya terdapat beberapa pohon bernama Pohon Kalibuda atau Pohon Harapan.

Untuk menuju Pulau Satonda, ada beberapa jalur alternatif yang dapat dilalui, seperti salah satunya memulai perjalanan dari Sumbawa Besar ke Desa Nangamiro dengan jarak tempuh sekitar 8 jam atau dari Dompu dengan jarak tempuh sekitar 5 jam.

Setelah sampai di pelabuhan Nangamiro, Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu ke Pulau Satonda dengan jarak perjalanan sekitar 1 jam. Tarif untuk jasa transportasi perahunya sangat bervariatif, namun rata-rata setiap orang dikenakan harga sekitar Rp 25 ribu.

2. Masjid Raya Baiturrahman Dompu

Sumber foto dari @kambalidompumantoi.wordpress

Jika berkunjung ke Dompu jangan lupa untuk mengunjungi Masjid Baiturrahman Dompu karena Masjid ini menyimpan banyak sejarah tentang eksistensi Kesultanan Dompu di kala itu. Menurut sejarah bahwa tempat dibangunnya Masjid Baiturrahman adalah bekas Istana Kesultanan Dompu. Ketika gunung Tambora meletus pada tahun 1815 M, Istana Kesultanan yang terletak di tepi Sungai na’e (yakni di situs Doro Bata) diduga runtuh atau tertimbun abu vulkanik yang sangat tebal sehingga tidak mungkin lagi ditempati. Maka Sultan Abdul Rasul II yang memerintah waktu itu, memerintahkan pembangunan Istana kesultanan yang baru di sebelah utara sungai. Yakni di lokasi yang sekarang berdiri Masjid Raya Baiturrahmann Dompu. Inilah yang membuatnya digelari Sultan Mawa’a Bata Bou (Sang Pembangun Istana Bata Baru). Bagi wisatawan yang ingin menggali lebih dalam tentang sejarah Kerajaan Dompu bisa membaca sejarah Dompu melalui Kembali Dompu Mantoi.

Kabupaten Dompu banyak menyimpan keindahan alam yang akan membuat wisatawan berdecak kagum akan keindahannya, diatas adalah contoh kecil dari banyaknya tempat wisata yang terdapat di kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Kami merekomendasikan tempat wisata tersebut untuk di kunjungi jika berwisata ke kabupaten Dompu.

3. Desa Ranggo

Sumber foto dari http://aliminach.blogspot.com/2011/12/profil-desa-ranggo.html

Desa Ranggo, Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat ditetapkan sebagai desa budaya, selain karena desa tersebut secara historis merupakan desa tertua di daerah ini juga banyak tradisi lama yang masih di pertahankan.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu Alwi di Dompu Senin, mengatakan, masyarakat di di Desa Ranggo hingga kini masih mempertahankan adat istiadat serta kesenian warisan leluhur.

Peresmian Desa Ranggo menjadi desa budaya menurut rencana akan dilakukan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH. M. Zainul Majdi September 2011.

Sumber foto dari http://aliminach.blogspot.com

“Jika ingin melihat Dompu secara utuh, maka datanglah ke Desa Ranggo. Di desa ini segala kegiatan upacara adat dan permainan khas daerah ini masih dipertahankan”.

Berbagai jenis kebudayaan dan kesenian yang masih dipertahankan di desa Ranggo diantaranya, kesenian “Manca Balemba” (berbalas pantun), tradisi “Kareku Kandai”  (memukul lesung untuk mengumumkan upacara adat dan hajatan), “Pati Cili” (petak umpet) dan “Rawa Mbojo” (lagu-lagu daerah etnis Dompu dan Bima dengan iringan biola).

Sebagai pintu gerbang menuju obyek wisata Lakey (wisata surfing yang terkenal hingga mancanegara itu, Desa Ranggo cocok dijadikan filter masuknya budaya asing.

WordPress Image Lightbox