Destinasi Pariwisata Daerah Tertinggal

Kabupaten Lampung Barat adalah salah satu kabupaten di provinsi Lampung, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Liwa. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1991 tanggal 16 Agustus 1991 yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Lampung Utara. Saat ini Bupati Kabupaten Lampung Barat adalah Drs. Mukhlis Basri dan Wakilnya Drs. Hi. Makmur Azhari [5] Kabupaten ini dominan dengan perbukitan dengan pantai di sepanjang pesisir barat Lampung. Daerah pegunungan yang merupakan punggung Bukit Barisan, ditempati oleh vulkanik quarter dari beberapa formasi. Daerah ini berada pada ketinggian 50 – > 1000 mdpl. Daerah ini dilalui oleh sesar Semangka, dengan lebar zona sebesar ± 20 Km. Pada beberapa tempat dijumpai beberapa aktivitas vulkanik dan pemunculan panas bumi.

Ditinjau dari potensi pariwisatanya, kabupaten Lampung Barat memang layak menjadi daerah tujuan wisata yang mana setiap tahun banyak wisatawan asing maupun traveler nusantara yang berlibur ke sana. Daerah ini juga menawarkan pilihan wisata yang lengkap mulai dari wisata alam, petualangan, danau, dan gunung. Berikut tempat wisata dengan view alam yang hebat di Lampung Barat.

1. Danau Suoh

sumber foto dari http://www.backpackerlampung.com

Selain Danau Ranau yang telah populer, Lampung Barat masih memiliki satu danau lainnya yang berpotensi besar menjadi destinasi wisata populer berikutnya yakni Danau Suoh. Danau ini bisa traveler jumpai dengan melakukan perjalanan melalui kecamatan Batu Brak maupun kecamatan Sekincau dengan waktu tempuh sekira 4 jam dari ibukota Liwa.

sumber foto dari https://wisatagan.blogspot.com/

Danau Suoh menawarkan pengaman adventure yang tidak akan terlupakan. Akses menuju lokasi cukup menantang sehingga dihimbau para traveler kalau mau ke danau ini untuk menggunakan kendaraan yang sesuai seperti mobil offroad atau motor trail. Di kawasan Danau Suoh terdapat tiga danau yang airnya bisa berubah-ubah warna. Sedangkan tidak jauh dari kawasan danau traveler bisa melihat fenomena alam menarik dalam bentuk sumber panas bumi.

2. Masjid Islamic Center Baitul Mukhlisin

sumber foto dari https://www.anugerahkubah.com

Pepatah mengatakan bahwa hidup harus seimbang antara kebutuhan jasmani dan rohani. Lampung barat menyediakan banyak spot menarik untuk memanjakan kebutuhan jasmani traveler sedangkan untuk memenuhi kebutuhan rohani traveler bisa menyambangi rumah-rumah ibadah yang ada di kabupaten ini.

Salah satu tujuan wisata rohani adalah Masjid Islamic Center Baitul Maukhlisin. Masjid yang dibangun tahun 2009 ini mengadopsi arsitektur dan ornamen Timur Tengah. Material bangunannya pun berasal dari batu marmer dan andesit yang kian mempercantik bangunan utama masjid. Masjid di kabupaten Lampung Barat ini juga populer disebut dengan Masjid Bintang Emas yang merujuk pada simbol bintang di bagian atas kubah yang dilapisi emas.

sumber foto dari https://travelingyuk.com/masjid-islamic-center-baitul-mukhlisin/16446/

Yang menarik adalah masyarakat sekitar menyebutnya dengan Masjid Bintang Emas karena jika dilihat denah kubah masjid tersebut dari atas akan berbentuk seperti bintang yang diwarnai dengan warna emas. Ditambah dengan adanya ornamen bulan bintang pada bagian ujung kubah masjid tersebut juga dilapisi oleh emas. Selain itu, bentuk atap masjid juga sangat unik karena mengadopsi dari ciri rumah adat Lampung. Ketika memasuki ruang utama masjid akan terasa lebih megah karena memang ruangan tersebut terlihat sangat megah dan bagian atap masjid yang sangat tinggi. Yang lebih utama lagi yaitu struktur bangunan masjid Islamic Center Baitul Mukhlisin mengacu pada konsep bangunan tahan gempa yang sangat mempertimbangkan dalam gaya lateral dan vertikal beban. Sehingga masjid tersebut sangat kokoh.

3. Desa Lumbok

sumber foto dari https://www.youtube.com/watch?v=u6O2SaFXyNQ

Lumbok adalah nama desa yang terletak di kecamatan Sukau, kabupaten Lampung Barat. Desa ini sangat permai dengan pemandangan danau Ranau di tepiannya sehingga traveler yang berkunjung ke sana akan merasa kerasan dan damai. Lumbok telah ditetapkan sebagai desa wisata yang menawarkan ketenangan.

sumber foto dari https://www.lampung.co/

Desa Wisata Lumbok berada 30 km dari Liwa, ibukota kabupaten Lampung Barat. Pilihan kegiatan unutk pengunjung yang berlibur di desa wisata ini antara lain menangkap ikan dengan cara anti mainstream yaitu menombak dan memanah, berenang di Danau Ranau, memancing belut dan aktivitas malam yang seru bersama penduduk lokal. Untuk penginapan para wisatawan akan diajak berbaur dengan warga lokal dan menginap di rumah mereka.

WordPress Image Lightbox