Destinasi Pariwisata Daerah Tertinggal

Menikmati pesona keindahan alam Indonesia tidak akan pernah ada habisnya dan dari sekian banyak destinasi wisata, provinsi Sulawesi Tengah, tepatnya di Parigi Moutong dapat menjadi alternatif pilihan destinasi wisata Anda.

Seperti yang dilansir dari buku berjudul Parigi Moutong, Surga Bawah Laut Di Zona Khatulistiwa yang ditulis oleh Jilmi Astina Anif, Arief Yudo Wibowo, Hendra Tan, wilayah Kabupaten Parigi Moutong memiliki jarak yang relatif dekat dengan Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah dan menghabiskan waktu tempuh kurang dari dua jam melalui jalan Trans Sulawesi.

Kabupaten Parigi Moutong sendiri berada di hamparan pegunungan serta perbukitan yang membentang sepanjang pantai dari utara sampai selatan memiliki ketinggian rata-rata di atas permukaan laut (15-375)m.

Dengan topografi seperti yang telah disebutkan di atas, Anda dapat melihat panorama laut yang indah dari atas bukit-bukit. Temperatur di Parigi Moutong pun tidak panas seperti daerah lain yang berada di pesisir pantai, sebab angin laut yang berhembus sampai ke daratan tinggi lalu berbalik kembali ke dataran rendah sehingga suhu udara di Parigi Moutong tetap sejuk.

Lebih lanjut, pada tahun 2012 Direktorat Jendral Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menetapkan Parigi Moutong sebagai salah satu dari 29 destinasi yang memiliki daya tarik wisata nasional.

1. Tugu Khatulistiwa

sumber foto dari https://mapsights.com

Umumnya masyarakat Indonesia mengetahui hanya ada satu tugu khatulistiwa yaitu di Pontianak. Namun pada kenyataannya, Indonesia juga memiliki tugu khatulistiwa lain yaitu di Parigi Moutong, tepatnya di Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan. Tugu khatulistiwa ini menandakan bahwa tempat tersebut persis dilewati garis khatulistiwa. Objek wisata ini berada tepat di tepi jalan poros Parigi-Gorontalo.

Fenomena keunikan alam terjadi saat equinox yang jatuh pada tanggal 21 Maret dan 23 September. Terdapat atraksi yang patut disaksikan bahwa jarum jam akan melayang jika diletakkan di dalam botol yang ditempatkan tepat di titik nol. Kapan saja Anda berkunjung ke tempat ini, cobalah menaruh telur ayam pada titik tertentu yang membuatnya mudah berdiri tegak. Uniknya telur itu akan mencapai posisi seimbang dan tidak akan bergulir.

2. Istana Raja Moutong

sumber foto dari https://today.line.me

Kerajaan Moutong merupakan salah satu kerajaan besar yang ada di wilayah Sulawesi tengah, tepatnya di Kabupaten Moutong. Kerajaan Moutong terbentung atas cikal bakal dari Kerajaan Kasimbar.

Kerajaan Moutong terbentuk atas cikal bakal dari kerajaan Kasimbar yang bernama Raja Pataikacci (Arajang Logas) memerintahkan anaknya bernama Magallatu untuk tinggal di Moutong pada tahun 1771.

Kerajaan Moutong menghadapi Belanda (1898-1904), sebagaimana yang terjadi diberbagai wilayah di Indonesia, kedatangan bangsa Belanda di Pelabuhan Moutong pada awalnya menunjukkan sifat yang baik dan masih bersahabat. Namun, dalam perkembangannya setelah melihat adanya potensi yang besar pada daerah tersebut, maka secara perlahan pihak Belanda mulai menunjukkan tujuan yang sesungguhnya yaitu memonopoli perdagangan dan bahkan menguasai wilayah itu.

Keinginan Belanda untuk menguasai wilayah Teluk Tomini telah nampak pada usaha untuk mendekati penguasa setempat dan mencoba menerapkan politik adu domba antar para penguasa-penguasa Olongiang dan Magau dan Raja Moutong. Namun, usaha tersebut tidak memperoleh hasil yang memuaskan. Berbagai usaha yang ditempuh oleh Belanda namun tetap saja gagal, pada akhirnya Belanda menempuh tindak kekerasan.

3. Panjat Tebing Likunggavali

sumber foto dari https://lifestyle.okezone.com/

Panjat Tebing Likunggavali untuk para travelers yang gemar olahraga memanjat tebing, Tebing Likunggavali bisa menjadi salah satu arena yang menegangkan untuk travelers yang tangguh. Tebing Likunggavali merupakan dinding batu yang sangat mengagumkan, menjadi tempat wisata yang menantang dengan ketinggian 100 meter, berdiri kokoh ditepi sungai. Tebing batu ini menjadi tempat yang sangat representatif bagi kegiatan panjat tebing dan sejenisnya. Bukan hanya itu, disekitar lokasi tebing Likunggavali juga menampilkan panorama yang indah untuk digunakan bersantai bersama keluarga, travelers bisa menyaksikan air terjun, pemandangan laut lepas dari puncak tebing tersebut.

Tidak hanya sebagai arena panjat tebing, Likunggavali juga menawarkan keindahan yang beragam untuk setiap pengunjungnya. Perlu travelers ketahui Likunggavali merupakan kawasan pegunungan yang masih sangat alami. Aliran sungai di bebatuan yang menyerupai wajan, menjadikan tempat ini lokasi ini dinamakan Likunggavali. Terletak di Desa Marantale, Kecamatan Siniu/Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Propinsi Sulawesi Tengah. Jalan yang ditempuh juga tidak terlalu sulit. Travelers bisa menjangkau lokasi ini menggunakan kendaraan roda empat ataupun roda dua. Sekitar 500 meter melalui Jalan Trans Sulawesi, travelers sudah bisa melihat dan merasakan sejuk dan alaminya kawasan Likunggavali.

sumber foto dari https://travel.detik.com/

Jika travelers adalah seorang pemanjat tebing, maka sudah pasti adrenalin travelers akan terpacu dan perasaan penasaran pun akan meluap. Naluri pemanjat travelers pun akan teruji dengan curamnya bebatuan granit setinggi kurang lebih 80 meter itu lalu dibagian bawah tebing, melintas sebuah sungai kecil dengan air yang cukup jernih dan bisa dijadikan tempat beristirahat, untuk melepas lelah setelah beberapa menit berjalan.

 Bagi travelers yang ingin menginap tapi tidak membawa peralatan camping yang memadai maka travelers bisa menggunakan baruga sebagai tempat peristirahatan yang dibangun oleh Dinas Pariwisata Pemkab Parigi Moutong, sejak 2008 silam. Baruga terletak ditempat yang sangat strategis yaitu di teras sebuah bukit yang persis berhadapan dengan teras tebing.

Dari baruga tersebut, para pemanjat dapat dilihat dengan mata telanjang, meskipun sedikit kurang jelas. Namun jika travelers menggunakan teropong, travelers bisa melihatnya menyaksikan aksi menantang para pemanjat dengan jelas, sambil memperhatikan kontur-kontur batu yang siap menantang para pemanjat ..Wow!

Nah, jika travelers merupakan seorang petualang yang memiliki hobi dengan kegiatan-kegian alam bebas menantang maka wisata tebing alam Likunggavali Marantale bisa menjadi salah satu alternatif untuk menuangkan segala ekpsresi petualangan.

WordPress Image Lightbox