Destinasi Pariwisata Daerah Tertinggal

Kabupaten Seluma adalah salah satu kabupaten di Provinsi Bengkulu, Indonesia dengan ibu kotanya Tais, terbentuk berdasarkan UU No. 3, Tahun 2003, penduduknya sekitar 297.876 jiwa dengan komposisi 145.180 jiwa (laki-laki) dan 129.187 jiwa (perempuan). Kabupaten ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Bengkulu Selatan. Bahasa yang digunakan adalah bahasa suku Serawai.

Dulunya kabupaten ini masuk dalam kabupaten tertinggal sebab berpenduduk sedikit dan belum sama sekali berkembangnya potensi unggulan daerah, tetapi sejak tahun 2008 kabupaten ini bukan lagi kabupaten tertinggal karena padi adalah potensi unggulan kabupaten ini. Sebab itu di setiap Kecamatan kebutuhan padi, beras, dan kebutuhan pangan sudah mencukupi.

Selain padi dan potensi dari sector perikanan, Kabupaten Seluma juga memiliki beberapa tempat wisata yang sangat disayangkan jika Anda lewati. Dari wisata Bahari, Curug, dan masih banyak lagi tempat-tempat indah yang bisa Anda kunjungi jika Anda berada di Kabupaten Seluma ini.

1. Pantai Panjang

sumber foto dari https://caribengkulu.com/destinasi/1/pantai-panjang/galeri

Tempat wisata di Bengkulu yang pertama adalah pantai panjang. Pantai panjang merupakan tempat wisata yang wajib kita kunjungi. Keindahan alamnya menjadi salah satu daya Tarik pantai ini. Pantai Panjang merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Bengkulu, jadi sangat sayang sekali ini dilewatkan.

Lokasinya juga sangat mudah sekali dijangkau. Anda hanya butuh 15 menit saja untk mencapai pantai ini dari pusat kota. Kenapa dinamai pantai panjang? Bisa jadi dikarenakan pantai ini memiliki Panjang terbentang 7 KM, sangat panjang sekali bukan? Lokasi tepatnya ada di Jl. Pesisir Pantai Panjang, Kota Bengkulu. Di pantai ini anda dapat menikmati berbagai fasilitas seperti mulai penginapan, restoran, cafe, pusat perbelanjaan, arena bermain anak, hingga fasilitas olah raga. 

sumber foto dari http://pedomanbengkulu.com/

Pengunjung pantai dapat berjogging ria atau juga bermain voli pantai beserta teman dan rekan mereka. Pasirnya yang halus juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri, selain itu juga pasirnya putih bersih, sangat nyaman sekali untuk main disini. Saat matahari tenggelam juga menjadi saat-saat yang romantis dan ditunggu-tunggu.

Anda pecinta selancar? Di pantai ini anda juga bisa menikmati berselancar sepuasnya. Ombaknya juga cukup menantang. Saat anda mulai lapar, juga ada banyak rumah maka di sekitar pantai ini. 

2. Rumah Pengasingan Bung Karno

sumber foto dari https://deddyhuang.com/

Selanjutnya, tempat wisata di Bengkulu yang harus anda kunjungi andalah rumah pengasingan Bung Karno. Bung Karno merupakan sosok kharismatik yang namanya sampai sekarang masih harus. Pidatonya yang menggelorakan semangat pemuda menjadi salah satu ciri khasnya.

Beliau tidak hanya disegani kawan, tapi juga lawan. Bahkan nama beliau banyak dijadikan nama jalan di negara-negara sahabat, seperti di Mesir contohnya. Bung Karno diasingkan disini sekitar 1938 – 1942.Sebagaimana kita ketahui, Soekarno memiliki banyak istri, salah satu istrinya adalah gadis Bengkulu yang cantik jelita, Fatmawati. Dalam sejarah kemerdekaan kita mengetahui bahwa beliau lah yang menjahit Bendera Sang Saka Merah Putih saat Proklamasi 17 Agustus 1945.

sumber foto dari https://daerah.sindonews.com/

Anda tentu ingin tahu lebih jauh lagi bukan? Silahkan kunjungi museum ini, sangat dianjurkan sekali untuk anda anak muda, apalagi pelajar. Hal ini untuk menimbulkan rasa cinta kepada tanah air. Disini ada sepeda ontel kesayangan Bung Karno, koleksi buku, hingga surat cinta Bung Karno untuk Ibu Fatmawati.

Pada awalnya, rumah ini adalah milik pengusaha Tionghoa bernama Tan Eng Cian yang bekerja saat itu sebagai penyumplai sembako untuk Pemerintah Belanda. Lalu, Belanda menyewanya untuk menempatkan Bung Karno di rumah tersebut selama diasingkan di Bengkulu. Untuk dapat masuk, Anda harus membayar tiket masuk Rumah Pengasingan Bung Karno sebesar Rp 2.500 per orang.

3. Masjid Al-Jihad

sumber foto dari https://gpswisataindonesia.wordpress.com/

Masjid yang terletak di Desa Pasar Talo, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Propinsi Bengkulu ini di bangun pada tahun 1918. Pembangunan masjid ini di pelopori oleh seseorang yang bernama H. Muhammad Ta’ib yang merupakan perantau dari Padang, Sumatra Barat. Pembangunan masjid Ini secara swadaya masyarakat yang mana untuk pengangkutan bahan bangunan seperti batu itu di angkut menggunakan bakul (wadah yang terbuat dari anyaman bambu).

Masjid Al Jihad merupakan salah satu masjid bersejarah yang ada di Kabupaten Seluma. Masjid yang masih berdiri kokoh dan terawat ini dibangun dengan ciri khas bangunan Provinsi Sumatera Barat. Masjid berukuran cukup besar ini dikelilingi tembok sekitar 1,5 meter. Di bagian depan, tepatnya gerbang masuk masjid, dibangun gapura layaknya rumah Minang.

WordPress Image Lightbox